Indonesia resmi menjadi Negara Tamu dalam perhelatan pameran buku tersebesar se-Malaysia, Kuala Lumpur International Book Fair 2018 (KLIBF). Mengangkat tema “Berbagi Kultur, Kembangkan Literatur” para penerbit Indonesia setidaknya akan dapatkan 5 keuntungan ini di Malaysia.

  1. Mempererat hubungan literasi antara Indonesia dan Malaysia.
  2. Meningkatkan bisnis penjualan hak cipta penerbit dan penjualan buku atau produk lainnya di toko buku atau distributor.
  3. Meningkatkan posisi perbukuan dan karya kreatif Indonesia di kancah dunia dan menjadi yang terdepan di Asia Tenggara.
  4. KLIBF menjadi penghubung bagi penerbit dan distributor buku-buku asing, terutama penerbit dan buku perguruan tinggi.
  5. Ajang mempromosikan produk dan seni budaya. Produk yang akan ditampilkan adalah buku, produk animasi, boardgame, film, dan karya kreatif lainnya.

Membuka peluang bisnis baru di tengah lesunya industri perbukuan dalam negeri terus digencarkan oleh Ikapi agar roda industri perbukuan terus berjalan, ada banyak cara mulai dari membantu promosi buku lokal di pameran internasional, mengencarkan penjualan hak cipta, hingga menfasilitasi pameran berstandar internasional, yakni Indonesia International Book Fair. Malaysia adalah salah satu negera berkembang yang memiliki potensi pasar buku yang cukup besar karena dari segi budaya dan bahaya yang masih serumpun.

Share This