Jumat, 21 Juli 2017, panitia Indonesia International Book Fair (IIBF) diterima oleh Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia, H.E Usamah Al Syu’aiby. Pertemuan diadakan di kantor kedutaan di kawasan Kuningan. Percakapan pun terjalin dengan hangat.

Rosidayati Rozalina, Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), yang mendampingi panitia IIBF menyampaikan ungkapan terima kasih atas penerimaan duta besar. Pertemuan ini sekaligus menjadi perkenalan IKAPI.
Setelah memberikan pengantar singkat mengenai Ikapi dan sejarah IIBF, Rosidayati mengajak Saudai Arabia untuk kembali ikut serta di IIBF tahun ini yang akan diselenggarakan di JCC tanggal 6-10 September 2017. Rosidayati mengingatkan bahwa Saudi Arabia merupakan negara pertama yang menjadi Tamu Kehormatan IIBF di tahun 2014.
“Kehadiran Saudi Arabia mendapat sambutan hangat dari pengunjung IIBF. Salah satunya karena ada grand prizes Haji yang diundi setiap hari. Ada 10 orang pengunjung plus 2 pengurus Ikapi yang mendapatkan hadiah haji dari Duta Besar. Di IIBF tahun lalu, kehadiran Saudi Arabia yang dimotori oleh LIPIA juga mendapat sambutan luar biasa dari pengunjung. Hadiah yang diberikan adalah beasiswa LIPIA dan visa haji,” ungkap Rosidayati.

Usamah mengucapkan terima kasih atas kunjungan IKAPI dan panitia IIBF. Ia mengatakan bahwa penerbit serta organisasi penerbit memiliki kontribusi terhadap peradaban dan sudah sewajarnya Saudi Arabia berpartisipasi di IIBF. “Saya menyaksikan sambutan luar biasa dari masyarakat Indonesia ketika Saudi Arabia menjadi Guest of Honor di IIBF 2014. Saya menyetujui keikutsertaan di IIBF dan hadiah haji. Berkas-berkas IIBF akan dipelajari dan dikoordinasikan dengan Riyadh,” paparnya.

Husni Syawie, Ketua Panitia IIBF 2017, mengatakan bahwa hubungan Indonesia dengan Saudi Arabia sangat dekat. Sekarang saatnya meningkatkan kedekatan itu lewat diplomasi literatur dan kebudayaan yang berkelanjutan. “Kami datang bukan semata-mata untuk menjual stand, tapi untuk menawarkan panggung nasional kepada Kerajaan Saudi Arabia untuk mengkomunikasikan capaian-capaian literatur dan kebudayaannya.” (Mel)

Share This