Penerbit Mizan menlanjutkan tradisi dengan berpartisipasi aktif Indonesia Internasional Book Fair 2017. Penerbit ratusan buku best seller ini, akan kembali membuka stand di ajang book fair terbesar di Indonesia.

Mizan yang telah berdiri selama 33 tahun menerbitkan lebih dari 10 ribu buku. Sebanyak 17 judul di antaranya telah difilmkan. Laskar Pelangi, Garuda di Dadaku, Emak Ingin Naik Haji, Mencari Hilal, Sepatu Dahlan, adalah  sebagian dari judul buku yang sukses diangkat ke layar lebar.   Pengunjung IIBF nantinya bisa menikmati koleksi terbaru Mizan dari beragam segmen: novel, buku-buku agama, dan buku-buku populer.

Di stand buku Mizan di IIBF 2017, pengunjung tak hanya bisa menjelajah semesta bersama buku-bukunya. Ada banyak aktifitas yang juga bisa ditanyakan di stand Mizan.  Sejak era 90-an,  saban tahun Mizan meluncurkan program Beasiswa Mizan.  Penerbit ini juga membuka peluang menjadi Book Advisor (BA)/Marketing produk direct-selling MIZAN. Ini pas buat  Anda Ibu Rumah Tangga, atau pekerja paruh waktu, yang berobsesi untuk menghasilkan uang tanpa meninggalkan rumah.

Sebelumnya sejumlah penerbit lain sudah memastikan akan mengisi stand-stand dalam ajang Indonesia Internasional Book Fair 2017. Penerbit Al Kautasar, Penerbit Lentera Abadi, dan  berbagai penenerbit besar lainnya, juga Kios Buku Langka yang biasa beroperasi di Taman Mini Indonesia Indah juga bakal meramaikan IIBF. Sekali belanja buku, pengunjung bisa mendapatkan buku-buku paling gres hingga buku-buku jadul.

Masih terbuka peluang bagi penerbit, toko buku dan organisasi lainnya untuk ambil bagian dalam pesta literasi bertajuk It ‘s a Book Affair ini. Panitia IIBF akan membantu Anda mendapatkan beragam benefit.

IIBF merupakan pusat kegiatan promosi, transaksi, diskusi, dan interaksi nasional maupun internasional bagi kalangan penerbit, penulis, pustakawan, aktivis literasi, seni, budaya, dan pendidikan, serta pelaku industri kreatif lainnya. Bagi partisipan domestik, adalah gerbang menuju pasar global; bagi partisipan asing, IIBF adalah gerbang memasuki pasar raksasa di Asia Tenggara.

Share This